PANASONIC 14 Inch


Minggu 12 januari 1991…

Seperti biasa, minggu pagi setelah selesai menjajakan lapa-lapa bikinan ibuku yang super gurih itu…(ini testimoni dari customer loh” berdasarkan survei YLKK mungkin kalo di samakan dengan sekarang adalah lembaga yayasan konsumen Indonesia (YLKI) yang ketua umumnya itu pernah aku bertatap dan bersalaman dengannya pada saat kuhadiri rapat kerja himpunan mahasiswa elektro seluruh Indonesia di gedung Udiklat PLN slipi Jakarta …(timur,utara,pusat,selatan) saya tidak tau. Dan saya tidak mau tau itu… tidak penting amat ya… he he, saya saja yang bodoh & malas tau.. padahal kan bisa dicari dipeta kota  Jakarta. Betul gak… boleh juga minta bantuan om google..dengan gmap nya itu. Oh ya hampir lupa YLKK apa ya, (yayasan lembaga konsumen kampung). Ini murni istilah yang dipakai sendiri jangan ditiru ya… ha ha ha

Sudahlah saya tidak akan cerita itu disini…

Hari minggu itu bagi saya adalah hari kebahagiaan bagiku, karena film kartun kesukaanku akan diputar lagi di saluran televisi milik negeri ini “dengan tagline yang tidak asing ditelinga anak-anak dijaman itu yakin : “TVRI menjalin persatuan dan kesatuan bangsa” . jam tayangnya selalu kutunggu-tunggu dengan menenteng tersmos es jualanku, sambil bercanda dengan teman-teman,.

Dihalaman rumah yang penuh batu cadas itu, yang  tidak ada rumput sedikitpun tumbuh disitu,  entah karena banyaknya kaki  raksasa yang sering melewatinya atau mungkin saja kebrutalan manusia-manusia bejat seperti kami yang tidak mau berdamai dengan rumput…:D….yang ada hanya pohon kelapa yang tumbuh subur disamping jendela depan rumah. Pohon kelapa yang tinggi menjulang seperti susunan tiga batang tiang listrik yang ditanam sebelah jalan itu. Buahnya sangat banyak.. dan kalo buah tuanya jatuh, otomatis akan menghantam apapun yang ada dibawahnya, tidak peduli .. kepala anak-anak, atap seng rumah, atau apalah…sungguh sangat beringas pohon itu,… eits tapi jangan salahkan pohonnya .. salahkan orang sipenunggu rumah yang tidak mau memotong pohon kelapa kesayangannya itu,

Gila benar penghuni  rumah itu, (gumamku dalam hati) . saking besarnya rasa sayang kepada pohon kelapanya, dia relakan atap seng milikinya retak akibat hantaman buahnya yang berjatuhan akibat angin kencang yang bertiup disaat musim hujan tiba. Cerita bahwa pohon kelapa itu banyak memakan korban sudah sangat meresahkan warga kampung ini. pernah ada anak babi hutan yang lewat dibawahnya tiba-tiba saja buah kelapa itu jatuh dan menimpanya, sungguh nasib sial lagi berpihak pada bayi babi liar itu. Tewas ditempat… seperti kejadian tabrak mobil yang kita saksikan di layar kaca saat ini..

Sungguh malang ya.. nasib babi itu..he he he.., biarin aja ya siapa suru tidak hati-hati jalan di muka bumi ini, apa lagi tidak baca do’a .. ha ha ha, jangan sampai itu terjadi pada manusia seperti saya ini. ampun deh ya Rabb. ..…

Pernah juga anjing yang jadi korban, gara-gara buah kelapa itu menimpanya…. Sehingga anjing baik-baik itu, berubah menjadi gila.. otaknya retak, dan geger otak dan akhirnya berubah jadi gila.. (menakutkan).. setelah itu disusul anak – anak ayam dan itik yang menjadi korban keangkuhannya.

Emosiku selalu membunca jika berhadapan dengan pohon kelapa tinggi kurus ini…, entah kenapa??

Saking jengkel dan marahku..saya sempat mencari air keras untuk menyiramnya. supaya pohon keras kepala ini mati berkalang tanah.. tapi untungnya saja aku tidak menemukannya… karena pernah saya mendengar orang-orang dewasa bercerita bahwa jika ingin membuat pohon mati mendadak gampang caranya.. siramkan saja pakai air keras, (CuHsO4) mungkin itu rumus kimianya.. tolong dibetulin yang kalo salah…😛 maklum saya bukan ahli chemistry, hanya saja selalu mendapat chemistry jika dekat dengan kalian-kalian. Ha ha ha

Korban pertama dan kedua masih family binatang, ketiga dan keempat family unggas dan itu sudah membuat warga kampung resah.. karena mereka membayangkan bagaimana jika itu menimpa manusia.. dengan ketinggian seperti itu, massa benda jatuh dengan berat sekian dengan kecepatan sekian dikurangi dengan gesekan udara sekian dikali dengan gravitasi kemudian mengenai benda yang empuk seperti manusia ini…. tumbukannya pasti akan dipengaruhi oleh massa benda dan ketinggiannya karena kecepatan gravitasi konstan, sedangkan gesekan udara biasanya diabaikan.. alias tidak terlalu berpengaruh… maka alangkah malang nasib anak manusia yang kebetulan berada tepat pada waktu yang ditentukan, hanya kuasa Tuhan yang bisa menundanya.. dan menghentikan buah kelapa itu untuk tidak jatuh jika masih ada anak cucu adam dibawahnya.

kekhawatiranku, kegelisahanku selama ini, akhirnya terjawab juga. setelah banyak menimpa binatang dan unggas, sekarang gilrian anak cucu adam yang menjadi korbannya. Dan lebih menyedihkan lagi itu adalah adik kembarku, dia datang dengan pakaian langsung sangat cantik dan imut . Aku dari tadi memperhatikannya dia bersama teman-teman sebayanya datang beramai-ramai untuk nonton si unyil juga. Umurnya mungkin baru 5 atau bahkan empat tahunan, yang jelas dia belum sekolah,.  Ini mungkin kesalahanku karena selalu kutinggalkan kalo dia minta merengek untuk ikut nonton bersamaku, tapi sebenarnya sih demi keamanannya dia, karena ditempat nonton itu jangan harap kamu akan dapat tempat yang nyaman untuk menyaksikan kotak segi empat hitam dan putih itu. Jangan harap kamu akan dibukakan pintu jika rumah tempat nonton satu-satunya dikampung ini sudah sesak dan membludak. Apalagi anak-anak macam kami ini yang tidak punya daya dan kekuatan untuk menerobos masuk melewati pagar betis orang-orang tua dan dewasa itu. Takutnya kalau saya ajak mereka bisa jadi aku tak dapat menikmati film kartun kesayanganku itu, hanya sibuk ngurus mereka berdua.. belum lagi kalo dijahilin sama teman-temanku.. ah mending aku saja nanti yang akan ceritakan kelak kalo saya sudah menontonnya. Tapi minggu hari ini, betul-betul aku kaget tiba-tiba saja mereka datang dengan baju langsung dengan hiasan bunga-bunga indah didada sempitnya itu. Dengan bando merah maron terpasang rapi di kepala mungilnya itu, bando yang terbuat dari plastik elastic yang lagi tren di jaman itu.

Baru saja unyil mulai, mungkin baru lima menit ceritanya melanjutkan kisah yang minggu sebelumnya. Posisi saya pada saat itu nonton dibawa kolong rumah , karena rumah panggungnya sudah ful.. jadi aku memutuskan untuk menonton melalui lubang-lubang pada lantai rumah kayu itu.. walaupun saya sebenarnya sudah dizalimi oleh teman-teman sebayaku, entah mereka hanya bercana atau memang ada dendam-dendam kesumat pada diriku yang biasanya sering aku lakukan pada mereka juga..ha ha ha… hukum karma selalu berlaku ya,. Rupanya,, sekarang rasakan fajar,… siapa suru dulu kamu sering menjahili kami seperti ini… dengan air liur busuknya mereka menjatuhkannya kebawa kolong… dengan begitu aku tak kuasa menahan emosi… ingin sekali aku ajak berkelahi anak laki-laki sebayaku itu. Tapi aku tak kuasa, posisiku tidak memungkinkan,… yang aku lakukan hanya bersabar .. menunggu sampai unyil selesai ditayangkan. Setelah itu aku akan buat perhitungan dengan berandal itu. Gumamku dalam hati,, *(hi hi ). Sok jago….

Mungkin minggu ini adalah hari sialku, karena dari tadi pagi jualanku belum habis-habis… sisanya aku simpan dirumah… sekarang es ditermos ini sudah waktunya cair lagi.. dan belum ada satupun yang laku..(sedih sih) tapi masih ada si unyil yang menghiburku… he he, mending aku makan aja sendiri sambil nonton . ha ha ha,,.. rugi uang pun aku tak pusing, aku masih bisa menikmati es manis yang dingin ini.

Tiba-tiba dari arah jam Sembilan aku  mendengar tangisan seorang anak manusia yang berteriak keras , sambil menahan sakit yang luar biasa.. sontak aku kaget bukan kepalang, dia adalah adik kembarku…

Ntar dilanjut… logika masih bisa menalar, hanya saja tubuh tak bisa diajak berdamai… (saya mau istrahat dulu)

About fajarsidiqsaid

..........Dilahirkan di sebuah desa kecil, jauh dari peradaban. Waktu kecil aku habiskan bersama teman-teman cilik di dalam hutan (the white jungle)... , aku sangat senang berpetualang mencari sesuatu yang mengundang rasa ingin tahu. saking menggunungnya rasa ingin tahuku, hampir saja jadi santapan rombongan kawanan kera ganas dan liar, yang mengepungku saat berpetualang ke negeri kera mencari buah nangka hutan yang katanya super lezat itu. kira-kira 1995,yang jelas aku belum lulus sekolah dasar. aku tak tahu pasti tanggal dan tahunnya. tetapi yang aku ingat waktu itu senior-seniorku yang suka aku ikuti untuk belajar berpetualang mentato tubuh mereka dengan getah jambu mete dilengan kanan dan kiri mereka, sehingga gambarnya persis buah jambu mete yang bertengger di panggkal lengan mereka, warnanya putih ke merah-merahan. kayaknya bekas luka baru saja sembuh... dengan memakai kostum basket NBA yang ngetrend pada zaman itu, (sebenarnya sih dalam hatiku mereka mau pamer tato itu) supaya dilihat oleh banyak orang, tapi itu menurutku itu hal paling konyol yang pernah ada dimuka bumi ini, bagaimana bisa ya mereka berpikir seperti itu??, rombongan kera itu pun tidak mau mentato tubuhnya dengan getah ajaib itu, kenapa??? ya karena getah jambu mete itu menimbulkan gatal, kemudian luka, kemudian bernanah. pedih, habis itu meninggalkan bekas dikulit..butuh tahunan untuk mneghilangkannya. dan anehnya lagi teman seperjuanganku,(maksudku teman yang sering aku ajak untuk berpetualang saat itu membisikan sesuatu yang menurutku ini ilmu yang datang dari langit mana???? sampai saat ini aku belum pernah menemukan defenisi ilmu yang ada diotak temanku itu. nih dia hasil bisikannya ke saya "kamu mau tau nggak kenapa kami bertato gambar jambu mete ini,??? tidak !! jawabku. kenapa??? aku balik tanya ke dia... kamu perhatikan tuh rombongan kera-kera itu yang suka makan buah jambu mete.. sambil menunjuk kearah hamparan kebun jambu mete yang berbuah lebat dan ranum itu... iya kenapa emang?? tanyaku lagi...??? dengan melihat gambar tato ini kera akan berpikir oh ini teman,.. jadi tidak boleh diganggu... "seketika aku mengkerutkan dahiku kuat-kuat, menganalisa jawaban yang super konyol itu... tapi ya sudah, itu jawaban akan aku simpan untuk ku kenang... he he....terbukti apa yang temanku bilang, pada saat itu aku kaget bukan kepalang. ketika perjalanan pulang dengan menenteng buah nangkah hutan ukuran jumbo; panik dan takut luar biasa,,, kawanan kera itu mengejarku padahal dibelakang kan ada teman-temanku, kok aku yang dikejar......*&^%^&&**)(*@%%# (itu yang ada di otak ku pada saat itu)...aku berusaha lari sekuat-kuatnya, sekencang-kencangnya... tak peduli, tabrak gunungpun aku tak peduli..ha ha hah ah ha.. bukan main inilah jadinya kalo lengan tidak di tato, dengan getah sialan itu... ha ha ha ha.... Stopppppp. .....kita istrahat sejenak dulu. .ok. Lihat semua pos milik fajarsidiqsaid

One response to “PANASONIC 14 Inch

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Krewol's Blog

Just another WordPress.com weblog

Ihwanarif's Blog

Just another WordPress.com site

Saif569's Blog

Internet,computer,tutorial,trik & tip,informasi,wordpress,blogger,news,teknologi

selamat datang di blog naufal aly

Just another WordPress.com site

JADIKANLAH DIRIMU SEBAGAI HARIMAU

sesuatu hal apapun itu terjadi pada diri kita sendiri nikmati saja & selalu tersenyum

Mineralsindonesia's Blog

Just another WordPress.com site

Izharfisikaunhalu's Blog

Just another WordPress.com weblog

yudhie's Blog

Just another WordPress.com site

visual provocatuer

digital brain storage

Blog Urip Guru Kimia

Berbagi informasi tentang pengajaran kimia, pendidikan, opini, dan TIK

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: